Sunday, March 11, 2012

...Aku dan anjing-anjing itu...


...Bismillah...



Suatu pengalaman berharga buat diriku, yang ku kutip sewaktu di bumi Universiti Malaysia Sabah, Kota Kinabalu, Sabah bertarikhkan 10 Mac 2012...

...Alkisah, sekitar jam 6.20 petang, aku ingin ke parkir kereta, seorang diri, berbaju kurung, untuk ke kuliah maghrib bersama teman-teman yang disayangi yang turun sedikit lewat dari hostel. Sedang ku berjalan menuju ke-arah keretaku yang ingin kupandu, tiba-tiba diri ini terkesima tatkala terpandang akan dua ekor anjing disebalik hujung kanan kereta ku (kerana aku berada di sisi kiri kereta). Aku berbisik di dalam hati ''jangan lari & buat cool je fathimah, nanti anjing-anjing tu kejar ’'


Namun dek kerana bebola mataku terlihat akan anjing-anjing itu dengan pantas berlari ke arahku, sambil menggonggong, seolah-olah ingin menerkamku, maka aku pun dengan pantas berlari sambil menjerit, seiring dengan adrenaline yang pantas dirembes oleh adrenal cortex!..aaaRrrrgggGGhhH!!!!


Sekitar 20 saat juga aku berlari di sekitar perkarangan kediaman hostel blok C. Berlari diri ini sambil menjerit dan terlintas di frontal cortex cerebrumku: ''ya Allah, aku lari memang tak laju, dan aku redha jika digigit anjing-anjing ini! boleh samak juga nanti’’...arrrgggHHHhhhh....


Dan dengan izin Allah, plastic berisi telekung dan al-Quran yang ku dakap terjatuh! Serta merta ku teringat akan rakan-rakanku yang selalu dikejar anjing. Mungkin inilah yang selalu dirasai mereka! Maka ku gagahkan mulutku membaca doa yang temanku sering baca jika bertemu anjing dan untuk mendapat perlindungan dari Allah:

‘Bismillahillazi La Yadhurru Ma’asmihi Syaiun Fil Ardhi, Walafissamai, Wahuas Sami’ul Alim!! Sekuat hati ku laungkan, dan dengan penuh keyakinan akan doa itu, tidak langsung menghiraukan jika ada orang terpandang mahupun jika ada yang ternampak akan gelagatku, demi mendapatkan bantuan perlindungan dari Allah SWT!


Alhamdulillah setelah berkumat kamit sekuat hatiku membaca doa pelindung dari segala macam mudharat itu, azan maghrib berkumandang. Ku gagahkan diri, memberanikan diri, bergerak ke arah hostel tercinta, kediamanku setelah 4 tahun disini, sambil mengambil semula beg plastikku. Tidak ku toleh langsung ke arah anjing-anjing yang terus mengonggong itu. Sambil ku berbisik dalam hatiku ‘’Ya Allah, ini suatu pengalaman yang sangat menguji keimanan dan keyakinan terhadap-Mu ya Allah, Tuhan segala makhluk! Maha Suci Allah yang hanya kepadaNya ku sembah , ku berharap, dan ku pohon pertolongan! Daku sangat bersyukur kerana tidak digigit oleh anjing-anjing itu. Segala Puji bagi Allah AWT.



bye2 anjing! kau hanyalah makhluk Allah =)



Ibrah dan iktibar dari peristiwa ini:

1) Yakinlah, Allahlah sebaik-baik pelindung kita.

2) Amalkanlah membaca doa yang sering diamalkan Nabi Muhammad SAW, yang juga terdapat dalam bacaan al-mathurat: 'Bismillahillazi La Yadhurru Ma’asmihi Syaiun Fil Ardhi, Walafissamai, Wahuas Sami’ul Alim'

"Dengan nama Allah yang tiada dimudaratkan sesuatu apapun dengan namaNya samada di bumi dan di langit, dan Dialah maha mendengar dan maha mengetahui’’